Tebing Tinggi – Suarapagi. My. Id – Sebuah video yang menarasikan dugaan penolakan pasien oleh RSUD Dr Kumpulan Pane di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, viral di media sosial dan menuai perhatian publik. Dalam rekaman yang beredar luas tersebut, disebutkan bahwa seorang pasien tidak mendapatkan pelayanan dengan alasan ruang perawatan rumah sakit dalam kondisi penuh.
Menanggapi viralnya video tersebut, Inspektorat Kota Tebing Tinggi langsung turun tangan dengan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah dalam kejadian tersebut terdapat pelanggaran prosedur maupun standar pelayanan kesehatan yang berlaku.
Direktur RSUD Dr Kumpulan Pane membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Ia menyatakan bahwa seluruh proses telah diserahkan kepada inspektorat sebagai lembaga pengawas internal pemerintah daerah. “Permasalahan ini sedang ditangani oleh Inspektorat Kota Tebing Tinggi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (10/1/2026).
Pernyataan terkait pemeriksaan itu juga disampaikan melalui video resmi yang diunggah akun media sosial Pemkot Tebing Tinggi. Dalam video tersebut, Inspektur Kota Tebing Tinggi Muhammad Fachry menjelaskan bahwa pihaknya telah memanggil dan memeriksa petugas rumah sakit yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara objektif dan menyeluruh untuk mengetahui duduk perkara yang sebenarnya, termasuk memastikan apakah benar terjadi penolakan pasien atau terdapat kondisi tertentu yang tidak dipahami publik. “Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran dalam pelayanan, tentu akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Kasus ini pun menjadi sorotan masyarakat luas, khususnya terkait kualitas dan akses pelayanan kesehatan di daerah. Pemerintah Kota Tebing Tinggi menegaskan komitmennya untuk menjaga mutu layanan publik, terutama di sektor kesehatan, serta memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.
Pemeriksaan oleh inspektorat masih terus berjalan, sementara manajemen RSUD diminta bersikap kooperatif dan terbuka selama proses klarifikasi berlangsung.(***)






