OKU TIMUR – Suarapagi. My. Id – Lembaga Pembina Adat Kabupaten OKU Timur secara resmi mengukuhkan dan menganugerahkan Adok atau Gelar Penghormatan SUTTAN MANGKU KEWEDANAAN I kepada Bupati OKU Timur untuk masa kepemimpinan 2024–2029. Prosesi adat tersebut ditandai dengan pemakaian Kepodang, pakaian penutup kepala adat laki-laki Komering, sebagai simbol amanah dan kehormatan dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya daerah.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Ruang Pertemuan Bupati Kabupaten OKU Timur, Selasa (12/1/2026), dan dihadiri oleh jajaran pengurus lembaga adat, unsur pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat.
Selain penganugerahan gelar kepada Bupati, Lembaga Pembina Adat Kabupaten OKU Timur juga memberikan gelar kehormatan RATU INDOMAN WARGA I kepada Ketua TP PKK OKU Timur, Sheila Noberta, sebagai bentuk penghormatan atas peran dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan sosial dan pelestarian budaya di OKU Timur.
Penyerahan Adok dilakukan langsung oleh Ketua Lembaga Pembina Adat Kabupaten OKU Timur, Leo Budi Rachmadi, didampingi jajaran pengurus lembaga adat. Prosesi adat berlangsung sesuai dengan tata cara dan tradisi Komering yang sarat makna filosofis, menegaskan ikatan moral antara pemimpin daerah dan masyarakat adat.
Dalam sambutannya, Leo Budi Rachmadi menegaskan bahwa pengukuhan gelar kehormatan ini bukan sekadar simbol adat, melainkan amanah besar agar kepala daerah senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal, menjaga persatuan, serta berpihak pada kepentingan masyarakat. Ia menambahkan, penganugerahan Adok tersebut merupakan bagian dari upaya strategis lembaga adat dalam mendukung visi pembangunan daerah “OKU Timur Maju Lebih Mulia”, khususnya pada bidang pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal.
Sementara itu, Bupati OKU Timur menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat adat Komering. Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga, melestarikan, dan mengintegrasikan nilai-nilai adat dan budaya dalam setiap kebijakan pembangunan daerah, sejalan dengan prinsip pemerintahan yang inklusif dan berkeadilan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Umum Pemerintahan Asnari, Plt Kepala Dinas Disporapar Nasrul Bani, Sekretaris Disdikbud Ir. H. Dodi Purnama, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Pengukuhan Adok SUTTAN MANGKU KEWEDANAAN I ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga warisan budaya Komering, sekaligus menjadi fondasi moral bagi kepemimpinan daerah dalam mewujudkan OKU Timur yang maju, berbudaya, dan bermartabat di tingkat nasional.(Red)






