Beranda / Daerah, / Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan PM, Parosil–Mad Hasnurin Tegaskan Fondasi Lampung Barat Hebat dan Setia

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan PM, Parosil–Mad Hasnurin Tegaskan Fondasi Lampung Barat Hebat dan Setia

LAMPUNG BARAT – Suarapagi.my.id – Menjelang genap satu tahun kepemimpinan periode kedua (2025–2030), Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin menggelar refleksi kinerja di Lamban Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang dihadiri ratusan wartawan dan awak media se-Kabupaten Lampung Barat, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah tersebut berlangsung hangat dan komunikatif. Di hadapan insan pers, pasangan yang akrab disapa PM itu memaparkan capaian, tantangan, sekaligus arah kebijakan pembangunan yang telah dan akan ditempuh.

Pada 20 Februari 2026 mendatang, kepemimpinan Parosil Mabsus–Mad Hasnurin genap satu tahun sejak dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025. Tahun pertama kepemimpinan ini disebut menjadi fondasi penting dalam menata arah pembangunan sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan kerja nyata bagi masyarakat.

Parosil menegaskan bahwa periode awal kepemimpinan bukan sekadar fase adaptasi, melainkan momentum konsolidasi dan percepatan program strategis.

“Satu tahun ini kami jadikan pijakan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memastikan program menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Pasangan PM bukan sosok baru dalam memimpin Lampung Barat. Pada periode 2017–2022 keduanya juga memimpin daerah tersebut. Parosil Mabsus memiliki pengalaman sebagai anggota DPRD sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat, sementara Mad Hasnurin merupakan purnabakti Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan pengalaman birokrasi yang matang. Kombinasi latar belakang politik dan birokrasi ini dinilai menjadi kekuatan dalam mengoptimalkan kinerja pemerintahan daerah.

Dari sisi pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan dan tangguh bencana, sejumlah capaian signifikan diraih. Kualitas infrastruktur meningkat dari 71,50 persen menjadi 72,08 persen, sementara indeks kelestarian lingkungan hidup melampaui target dari 67,23 menjadi 76,47. Indikator kesiapsiagaan bencana terealisasi 132,89 dari target 155,660, menunjukkan upaya berkelanjutan memperkuat ketahanan daerah.

Pada sektor kesehatan, pemerintah daerah mengelola jaminan kesehatan bagi 31.110 peserta serta memberikan insentif kepada 7 dokter PTT, 78 bidan, dan 37 tenaga kesehatan lainnya. Program “Ambulan Hebat” juga diperkuat dengan dukungan puluhan tenaga operasional dan kesehatan. Selain itu, 10 mahasiswa menerima beasiswa kedokteran sebagai investasi jangka panjang pemenuhan tenaga medis daerah.

Di bidang pendidikan, sebanyak 5.920 siswa setara SD dan SMP menerima seragam sekolah gratis. Pemerintah daerah juga memberikan beasiswa S1 Bahasa Lampung kepada 8 tenaga pendidik SMP sebagai upaya pelestarian bahasa dan budaya lokal.

Penguatan sektor ekonomi dilakukan melalui pengelolaan Pasar Tematik Wisata Lumbok Seminung dengan pembangunan dua unit sarana distribusi perdagangan. Pada sektor perkebunan dan peternakan, program Sekolah Kopi Lampung Barat menjadi unggulan dengan pelatihan budidaya, grading, roasting, hingga barista yang diikuti ratusan peserta berbagai tingkatan.

Pada bidang sosial, bantuan sembako nutrisi diberikan kepada 750 lansia melalui program rehabilitasi sosial. Sementara di sektor pangan, pemerintah membangun 15 unit prasarana irigasi, 2 unit pompa air, rehabilitasi sawah seluas 5 hektare, serta jalan usaha tani yang masih dalam pengerjaan untuk mendukung swasembada pangan.

Menutup refleksi, Parosil menekankan bahwa capaian tahun pertama merupakan modal awal menuju langkah pembangunan berikutnya. Lampung Barat yang dinobatkan sebagai daerah paling aman se-Provinsi Lampung diharapkan terus menjaga stabilitas dan persatuan masyarakat.

“Kemajuan daerah tidak hanya bertumpu pada pemerintah. Diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat. Dengan gotong royong dan optimisme, Lampung Barat akan semakin hebat dan setia pada cita-cita kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Refleksi satu tahun kepemimpinan ini tidak sekadar menyajikan angka dan program, melainkan menjadi penegasan arah pembangunan daerah. Tantangan ke depan diakui tidak ringan, namun dengan pengalaman, konsolidasi, serta dukungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat optimistis melangkah menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.(Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *