Beranda / Nasional / Dari Papua hingga IKN, Wapres Gibran Ajak Mahasiswa Jadi Motor Perubahan Nasional

Dari Papua hingga IKN, Wapres Gibran Ajak Mahasiswa Jadi Motor Perubahan Nasional

Salatiga – Suarapagi.my.id – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam mempercepat pembangunan nasional yang inklusif dan merata, khususnya di Tanah Papua. Penegasan tersebut disampaikan Wapres saat menjadi pembicara utama dalam talkshow bertajuk “Arah Baru Pembangunan Nasional” yang digelar di Auditorium Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026).

Di hadapan sekitar 1.000 mahasiswa dari berbagai fakultas, Wapres Gibran menyampaikan bahwa Papua tetap menjadi salah satu fokus utama pembangunan nasional. Pemerintah, kata dia, terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan pelayanan publik di wilayah timur Indonesia guna menciptakan pemerataan kesejahteraan.

“Pembangunan tidak boleh hanya terpusat di satu wilayah. Papua adalah bagian penting dari masa depan Indonesia dan harus tumbuh bersama daerah-daerah lain,” ujar Wapres di hadapan para peserta talkshow.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga memaparkan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Ia menegaskan bahwa pembangunan IKN berjalan sesuai dengan target dan tahapan yang telah direncanakan, serta dirancang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan dan berbasis teknologi.

Selain membahas agenda strategis pembangunan nasional, Wapres Gibran secara khusus mengajak kalangan mahasiswa untuk berperan aktif sebagai agen perubahan. Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa, terutama di tengah dinamika global yang ditandai oleh percepatan transformasi teknologi.

Wapres menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), blockchain, dan robotika. Penguasaan teknologi tersebut dinilai menjadi bekal utama bagi generasi muda agar mampu bersaing secara global sekaligus berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

“Mahasiswa hari ini adalah pemimpin masa depan. Kuasai teknologi, jangan hanya jadi penonton, tapi menjadi pelaku perubahan,” tegasnya.

Talkshow yang berlangsung interaktif tersebut disambut antusias oleh para mahasiswa. Diskusi diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda akan peran strategis mereka dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global.(Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *