Suarapagi. My-. Id – Pemerintah terus mengintensifkan upaya penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Berbagai langkah strategis dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan guna memastikan masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal dan layak.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terus bekerja di lapangan untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Fokus utama saat ini diarahkan pada percepatan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Selain sektor perumahan, pemulihan infrastruktur dasar juga menjadi prioritas. Pemerintah mempercepat perbaikan dan pembangunan kembali jalan penghubung, jembatan, serta fasilitas umum lainnya yang rusak agar akses masyarakat dan distribusi bantuan dapat berjalan lancar. Penyaluran bantuan logistik, mulai dari kebutuhan pangan, air bersih, hingga perlengkapan kesehatan, terus diupayakan menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi akibat bencana.
Di sektor layanan sosial, pemerintah memastikan pemulihan layanan pendidikan dan kesehatan berjalan optimal. Sekolah darurat disiapkan bagi siswa terdampak, sementara fasilitas kesehatan didukung dengan tenaga medis dan obat-obatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap terpenuhi. Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya krisis lanjutan pascabencana, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
Pratikno menegaskan, seluruh langkah pemulihan dilakukan sesuai arahan Presiden dengan mengerahkan seluruh sumber daya nasional. Sinergi antara kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci percepatan pemulihan di wilayah terdampak.
“Pemerintah berkomitmen memastikan proses pemulihan berjalan secara menyeluruh, tidak hanya membangun kembali infrastruktur, tetapi juga memulihkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Pratikno.
Pemerintah memastikan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi. Kehadiran negara diharapkan mampu memberikan rasa aman serta kepastian bagi masyarakat bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi dampak bencana dan proses pemulihan ke depan.(Red)






