OKU Timur – Suarapagi.my.id – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Buay Madang Timur terus mengintensifkan kegiatan sambang serta memberikan himbauan langsung kepada masyarakat di wilayah hukumnya.
Pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 11.20 WIB, dua personel Polsek Buay Madang Timur, yakni AIPDA Sahrul Munir dan AIPDA Zulkifli, melaksanakan kegiatan sambang di Desa Pengandonan, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.
Dalam kegiatan tersebut, personel menyampaikan berbagai himbauan kamtibmas kepada masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Himbauan tersebut merupakan arahan langsung dari Kapolsek Buay Madang Timur, IPTU Swisspo, S.H., M.H.
Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain peningkatan kewaspadaan terhadap tindak kriminal seperti pencurian kendaraan bermotor dan pencurian rumah kosong, serta ajakan untuk memastikan keamanan rumah dan kendaraan saat ditinggalkan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan berita hoaks maupun konten provokatif yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.
Kapolsek juga menekankan pentingnya mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba melalui program “Zero Narkoba”.
Tidak hanya itu, warga diminta untuk tetap tertib berlalu lintas, menjaga kerukunan antar sesama, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan.
Dalam kesempatan tersebut, turut disosialisasikan program “Quick Respon” Polsek Buay Madang Timur melalui layanan WhatsApp berbasis barcode, guna mempercepat pelayanan dan respons terhadap laporan masyarakat.
Polsek Buay Madang Timur juga menegaskan komitmennya dalam mewujudkan wilayah bebas dari narkoba, begal (3C), dan judi online melalui gerakan “Zona Zero Narkoba, Zona Zero Begal 3C, dan Zona Zero Judi Online”.
Selain aspek keamanan, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya saat curah hujan meningkat yang dapat menyebabkan naiknya debit air di bendungan dan aliran sungai. Warga, terutama orang tua, diminta untuk mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar tanggul demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB tersebut berjalan aman dan kondusif. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat kemitraan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri dalam menjaga keamanan wilayah.(Red)






