JAKARTA – Suarapagi.my.id – Presiden Prabowo Subianto kembali merombak susunan Kabinet Merah Putih pada Kamis, 1 Oktober 2026. Perubahan terbaru ini menjadi reshuffle ketujuh sejak pemerintahan Prabowo-Gibran mulai berjalan pada Oktober 2024.
Reshuffle kali ini tidak hanya menyentuh posisi menteri dan wakil menteri, tetapi juga sejumlah jabatan pimpinan lembaga pemerintahan. Beberapa perubahan di antaranya adalah pergeseran Bahlil Lahadalia, Sugiono, Dudung Abdurachman, serta masuknya M Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
Berikut rangkaian perubahan kabinet tersebut:
1. Reshuffle Pertama – 19 Februari 2025
Perombakan pertama dilakukan sekitar empat bulan setelah pemerintahan Prabowo-Gibran terbentuk.
Pada tahap ini, Satryo Brodjonegoro digantikan Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi.
Pergantian tersebut menjadi awal dari rangkaian perubahan komposisi Kabinet Merah Putih.
2. Reshuffle Kedua – 8 September 2025
Pada September 2025, perubahan kabinet berlangsung lebih luas dengan sejumlah posisi menteri mengalami pergantian.
Beberapa nama yang diganti antara lain Budi Gunawan dari posisi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Sri Mulyani dari Menteri Keuangan, Abdul Kadir Karding dari Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Budi Arie Setiadi dari Menteri Koperasi, serta Dito Ariotedjo dari Menteri Pemuda dan Olahraga.
Pada saat yang sama, Purbaya Yudhi Sadewa dilantik sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, serta Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah.
3. Reshuffle Ketiga – 17 September 2025
Belum genap dua pekan, perubahan kembali dilakukan.
Djamari Chaniago ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, sedangkan Erick Thohir dipercaya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.
Perubahan juga menyentuh sejumlah posisi wakil menteri dan lembaga pemerintahan.
4. Reshuffle Keempat – 8 Oktober 2025
Pada tahap berikutnya, Prabowo melakukan perubahan terhadap sejumlah jabatan wakil menteri dan pejabat khusus presiden.
Akhmad Wiyagus ditunjuk sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri dan Benyamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan.
Selain itu, terdapat pengisian posisi asisten khusus presiden serta pembentukan komite yang berkaitan dengan percepatan pembangunan Otonomi Khusus Papua.
5. Reshuffle Kelima – 27 April 2026
Perubahan kembali dilakukan pada April 2026.
Salah satu perubahan penting terjadi di lingkungan Kantor Staf Presiden. Dudung Abdurachman sebelumnya dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan, sementara Muhammad Qodari menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah dan Abdul Kadir Karding menjadi Kepala Badan Karantina Indonesia.
6. Reshuffle Keenam – 14 September 2026
Pada September 2026, Prabowo kembali melakukan pergantian Menteri Keuangan.
Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026.
7. Reshuffle Ketujuh – 1 Oktober 2026
Perubahan terbesar dalam rangkaian terbaru kembali terjadi pada Kamis (1/10/2026).
Sejumlah nama mendapatkan posisi baru, antara lain:
- Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Hilirisasi dan Energi.
- Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
- Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
- Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri.
- M Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
- Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
- Nurcholish Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
- Luky A Firman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
- M Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian.
- Irwan Meilanu sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Perubahan juga terjadi pada sejumlah lembaga pemerintahan. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ditunjuk sebagai Kepala Kantor Staf Presiden setelah tidak lagi menjabat Kapolri.
Sementara itu, Dedy Prasetyo ditunjuk sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional dan M Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Selain perubahan di jajaran pemerintahan, rangkaian agenda 1 Oktober 2026 juga mencakup penetapan pimpinan Ombudsman periode 2026–2031.
Dengan reshuffle ketujuh tersebut, komposisi Kabinet Merah Putih kembali mengalami perubahan setelah tujuh tahap penataan sejak Februari 2025.
Rangkaian pergantian itu mencakup posisi menteri, wakil menteri, kepala lembaga, pejabat khusus presiden hingga pimpinan lembaga negara terkait.(Red)






