Beranda / Ekonomi, / Investasi 2027 Dibidik Rp2.322 Triliun, Pemerintah Kejar Pertumbuhan dan Lapangan Kerja

Investasi 2027 Dibidik Rp2.322 Triliun, Pemerintah Kejar Pertumbuhan dan Lapangan Kerja

JAKARTA — Suarapagi.my.id – Pemerintah memasang target tinggi untuk realisasi investasi nasional pada 2027. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan, realisasi investasi tahun depan ditargetkan mencapai Rp2.322 triliun, meningkat dibandingkan target 2026 sebesar Rp2.041 triliun.

Target tersebut menjadi bagian dari sasaran investasi sekitar Rp13.032 triliun sepanjang 2025–2029. Pemerintah berharap peningkatan investasi dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja.

Rosan mengatakan investasi memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada triwulan II 2026, ekonomi nasional tumbuh 5,29 persen secara tahunan (YoY), sementara investasi menyumbang sekitar 39 persen terhadap pertumbuhan tersebut.

“Pertumbuhan ekonomi triwulan II 2026 itu sebesar 5,29%, investasi menyumbang kurang lebih 39% dari total pertumbuhan triwulan II 2026,” kata Rosan dalam konferensi pers di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jumat (14/8/2026).

Sementara itu, realisasi investasi pada semester I 2026 telah mencapai sekitar Rp1.010,6 triliun, atau tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode sebelumnya. Investasi tersebut juga disebut telah menyerap sekitar 1,45 juta tenaga kerja langsung, meningkat 15 persen.

Pemerintah menegaskan bahwa investasi tidak semata-mata dikejar untuk mengejar angka. Setiap investasi diharapkan memberikan dampak langsung terhadap masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan pekerjaan yang berkualitas.

Rosan menekankan, peningkatan investasi harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Dengan target Rp2.322 triliun pada 2027, pemerintah kini menghadapi tantangan untuk memastikan investasi yang masuk benar-benar terealisasi dan mampu memperkuat sektor riil, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.(Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *