Jakarta — Suarapagi.my.id – Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memastikan sebanyak 356 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, mulai diperbaiki pada pekan depan.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan seluruh rumah yang telah memenuhi persyaratan penerima bantuan akan ditangani. Pemerintah menargetkan perbaikan seluruh rumah tersebut rampung sebelum akhir 2026.
Cakung menjadi salah satu wilayah prioritas penanganan RTLH setelah Maruarar meminta masukan dari Gubernur Jakarta Pramono Anung terkait kawasan permukiman yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Program perbaikan tersebut merupakan bagian dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Pada 2026, kuota BSPS untuk Jakarta mencapai 10.300 unit, meningkat tajam dibandingkan realisasi 158 rumah pada 2025.
Dari total kuota tersebut, Jakarta Timur mendapatkan alokasi sekitar 2.000 rumah. Selain Cakung, pemerintah juga akan mengecek kawasan Tambora, Jakarta Barat, yang turut menjadi sasaran program perbaikan rumah tidak layak huni.
Maruarar memastikan anggaran dan material untuk pengerjaan rumah di Cakung telah disiapkan. Dengan demikian, pekerjaan fisik diharapkan dapat dimulai pekan depan dan seluruh penerima manfaat memperoleh hunian yang lebih layak.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mempercepat penanganan kawasan permukiman yang masih membutuhkan pembenahan.(Red)






