Beranda / Internasional, / Korut Kembali Tembakkan Rudal Balistik, Meluncur 700 Km ke Laut Timur

Korut Kembali Tembakkan Rudal Balistik, Meluncur 700 Km ke Laut Timur

PYONGYANG — Suarapagi.my.id – Korea Utara kembali meluncurkan rudal balistik ke arah Laut Timur. Peluncuran terdeteksi militer Korea Selatan pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 06.30 waktu setempat dari wilayah Wonsan, Korea Utara.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan menyatakan rudal tersebut terbang lebih dari 700 kilometer sebelum jatuh ke perairan Laut Timur.

Militer Korea Selatan dan Amerika Serikat kini melakukan analisis lebih lanjut untuk memastikan secara detail jenis serta spesifikasi rudal yang diluncurkan.

Peluncuran tersebut langsung mendapat perhatian aparat pertahanan Korea Selatan. Otoritas intelijen kedua negara disebut telah melacak dan berbagi informasi mengenai aktivitas peluncuran sejak tahap awal.

Korsel-AS Perketat Pemantauan

Dalam pernyataannya, militer Korea Selatan menegaskan terus memantau pergerakan Korea Utara melalui postur pertahanan gabungan dengan Amerika Serikat.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk mempertahankan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul setelah peluncuran rudal tersebut.

Peluncuran dari Wonsan itu menjadi uji coba rudal balistik ke-15 Korea Utara sepanjang 2026, berdasarkan data yang dikutip dalam laporan tersebut.

Aksi terbaru ini juga menjadi peluncuran pertama dalam 13 hari, setelah Korea Utara sebelumnya melakukan peluncuran pada 20 September 2026.

Terjadi di Tengah Ketegangan Semenanjung Korea

Peluncuran rudal tersebut terjadi hanya tiga hari setelah otoritas militer Korea Selatan meminta Korea Utara menyampaikan permintaan maaf terkait insiden ledakan ranjau darat di sekitar zona demiliterisasi atau DMZ.

Insiden tersebut dilaporkan menyebabkan tiga anggota militer Korea Selatan terluka akibat ledakan ranjau yang dikaitkan dengan pasukan Korea Utara.

Rangkaian kejadian tersebut membuat aktivitas militer di Semenanjung Korea kembali menjadi perhatian. Korea Selatan dan Amerika Serikat terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi serta aktivitas militer Korea Utara.

Hingga laporan ini disusun, pihak Korea Selatan masih melakukan analisis terhadap karakteristik rudal yang diluncurkan untuk menentukan spesifikasi dan jenis persenjataannya secara lebih rinci.(Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *