Washington, D.C. – Suarapagi.my.id – Catatan harian mantan Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat (NIAID), Dr. Anthony Fauci, mengungkap percakapan pribadi dengan mantan Presiden AS Barack Obama yang berisi kritik keras terhadap Presiden Donald Trump dan putranya, Donald Trump Jr.
Dalam jurnal pribadi Fauci yang baru dipublikasikan, percakapan tersebut terjadi pada November 2021 saat Fauci menghadapi berbagai serangan politik dari kalangan Partai Republik terkait penanganan pandemi Covid-19.
Menurut catatan itu, Fauci menceritakan kepada Obama mengenai penjualan kaus dan sweater bertuliskan “Fauci Killed Puppies” oleh Donald Trump Jr., yang digunakan sebagai bagian dari penggalangan dana politik. Menanggapi hal tersebut, Obama disebut menyebut Trump Jr. sebagai “orang bodoh”.

Fauci juga menulis bahwa Obama kemudian menyebut Donald Trump sebagai “idiot yang tidak punya harapan” serta “pembohong patologis”. Obama dikabarkan sempat meminta maaf karena menggunakan bahasa yang kasar, namun tetap melanjutkan kritiknya terhadap mantan presiden tersebut.
Selain itu, Fauci mencatat Obama merasa kecewa karena menurutnya tidak ada tokoh Partai Republik yang membela Fauci dari berbagai tuduhan dan serangan yang dialaminya selama pandemi.
Dokumen yang memuat lebih dari 1.000 halaman jurnal pribadi Fauci itu dirilis ke publik oleh Senator Rand Paul. Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Donald Trump maupun Donald Trump Jr. terkait isi catatan tersebut.
Kasus ini kembali menjadi sorotan karena memperlihatkan dinamika hubungan para tokoh politik Amerika Serikat di balik layar pada masa pandemi Covid-19, yang menjadi salah satu periode paling kontroversial dalam sejarah politik dan kesehatan publik di negara tersebut.(Red)






