Beranda / Daerah, / Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Mitigasi Karhutla, Cek Ketersediaan Air Embung Hadapi Musim Kemarau

Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Mitigasi Karhutla, Cek Ketersediaan Air Embung Hadapi Musim Kemarau

OKU TIMUR – Suarapagi.my.id – Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau, Polsek Buay Madang Timur, Polres OKU Timur, melaksanakan kegiatan mitigasi karhutla sekaligus pengecekan embung dan aliran Sungai Macak sebagai sumber cadangan air, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin oleh personel Polsek Buay Madang Timur, yakni Aipda Khoirul Alkaf dan Bripka Nur Holik.

Dalam pelaksanaannya, Aipda Khoirul Alkaf memberikan sosialisasi serta menyebarluaskan maklumat larangan pembakaran hutan dan lahan kepada masyarakat di Desa Kedu, Kecamatan Buay Madang Timur. Sementara itu, Bripka Nur Holik menyampaikan imbauan serupa kepada warga di sepanjang Jalan Desa Sukoharjo agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya karhutla.

Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, sekitar pukul 10.00 WIB personel juga melakukan pengecekan embung dan aliran Sungai Macak di Desa Sukoharjo. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan ketersediaan cadangan air yang dapat dimanfaatkan apabila terjadi kebakaran selama musim kemarau.

Kapolsek Buay Madang Timur, IPTU Swisspo, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Di sisi lain, kami juga memastikan sumber-sumber air tetap tersedia sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan kebakaran,” ujarnya.

Selain sosialisasi langsung, personel juga memasang spanduk dan menyebarluaskan maklumat tentang larangan pembakaran hutan dan lahan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Buay Madang Timur berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin meningkat, sehingga risiko kebakaran dapat ditekan dan kualitas lingkungan tetap terjaga selama musim kemarau.(Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *